Rabu, 08 April 2009
Perlu tidak perayaan Paskah?
Intinya menurut pandangan mereka bahwa paskah tidak boleh dirayakan karena dilarang oleh "Tuhan". mereka berbicara seperti itu atas dasar 'Tuhan" sudah menggenapi perayaan paskah dan kita jangan mengulanginya lagi tetapi diharuskan dengan cara memperingati paskah dengan metode pemecahan roti setiap minggu. memang gereja mereka tidak pernah merayakan paskah termasuk natal dan hari besar lainnya.
kenapa natal juga tidak dirayakan menurut gereja mereka? karena tanggal 25 desember merupakan kelahiran dewa matahari dan "Tuhan" tidak mengijinkan umat"Nya" mencampuradukkan hal-hal duniawi dengan rohani.
biarlah ini menjadi pergumulan hidup saya dan silahkan jika ada yang ingin mengomentari atau menambahkan.....
Selasa, 07 April 2009
8 April 2009 (H-1 menuju pemilu caleg)
ada 2 kegiatan penting yg aq lakukan yakni skripsi dan nonton bola liga champion antara MU vs Porto yg berakhir imbang 2-2.
Saat ini aq tidak memikirkan hasil pertandingan tersebut atau bahkan kelanjutan skripsi aq yg menurut aq sangat2 menguras otak karena memakai c++ untuk analisis dan penyelesaian kasusnya. aq lebih memikirkan nasib bangsaku yang akan ditentukan kurang dari 30 jam ke depan.
Siapa yg harus aq pilih?
Apakah aq harus memilih kucing dalam karung?
Bolehkah aq memilih partai berbau agama?
Ah pusing kali aq memikirkannya, lebih baik "golput" daripada sakit hati melihat negeri ini dihancurkan oleh pemimpin yang kita pilih, hmm, hidup golput!!!
Minggu, 05 April 2009
Perbedaan Motor Bensin dan Diesel
pencampuran udara dan bahan bakar pada motor bensin terjadi di karburator dengan rasio tertentu.
rasio udara ini menentukan daya dan efisiensi motor bensin. campuran udara kurang berarti mengandung banyak bahan bakar dan dinamakan campuran kaya, sedangkan campuran udara berlebih berarti mengandung sedikit bahan bakar dan dinmaakan campuran miskin.
rasio lebih kecil 1 dinamakan campuran kaya,sedangkan lebih besar 1 dinamakan miskin.
pencampuran bahan bakar dan udara pada motor bensin harus berada di antara batas penyalaan yakni antara rasio 0.5-1.4.
cont'd...
Kamis, 19 Februari 2009
Bisa Gila
bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah yang
menyelamatkan aku (Habakuk 3:17,18)
Arswendo Atmowiloto-seorang penulis senior yang pernah dipenjara
gara-gara kasus angket tokoh terpopuler di Indonesia, yang dimuat di
Tabloid Monitor- dalam bukunya, Menghitung Hari, kumpulan tulisannya
selama dipenjara, menulis demikian: "Kalau kita bilang tinggal di
penjara itu enak, kita ini gila. Tetapi kalau kita sudah di dalam
penjara, dan tidak bisa merasakan bahwa tinggal di penjara itu enak,
kita bisa jadi gila!" Maksudnya kurang lebih, kalau kita tidak bisa
menyenangi situasi tidak menyenangkan yang harus kita hadapi, itu
berarti kita hanya menambah masalah.
Ada saat-saat tertentu kita hidup "bagai dalam penjara". Kita berada
dalam situasi amat menyesakkan. Pahit. Getir. Kita ingin keluar,
tetapi tidak bisa. Mau tidak mau kita harus menelannya. Situasi itu
bisa berupa suasana kerja yang menekan berat; bos yang sulit, rekan
sekerja yang menyebalkan, tuntutan kerja yang tidak masuk akal.
Inginnya keluar kerja. Sudah berusaha mencari pekerjaan baru, tetapi
tidak kunjung dapat. Atau penyakit berkepanjangan; sudah berobat ke
sana kemari, tetap saja tidak sembuh.
Dalam situasi demikian, tidak ada jalan lain, terima kenyataan dengan
iman. Yakinkan diri, bahwa di balik segala situasi yang Tuhan izinkan
kita alami pasti ada hikmahnya. Inilah yang dilakukan oleh Habakuk.
Ia menghadapi situasi yang getir; penindasan, kelaliman, kejahatan,
kekerasan, pertikaian, ketidakadilan (Habakuk 1:2-4). Tetapi ia tidak
menjadi patah arang. Bacaan kita menunjukkan bagaimana ia tetap
berpengharapan di dalam Tuhan yang ia percaya.
''KALAU KITA TIDAK BISA MENGUBAH KEADAAN
CARA TERBAIK ADALAH MENERIMANYA''
Nice story
Di salah satu gereja di Eropa Utara, ada sebuah patung Yesus Kristus yang disalib, ukurannya tidak jauh berbeda dengan manusia pada umumnya. Karena segala permohonan pasti bisa dikabulkan-Nya, maka orang berbondong-bondong datang secara khusus kesana untuk berdoa, berlutut dan menyembah, hampir dapat dikatakan halaman gereja penuh sesak seperti pasar.
Di dalam gereja itu ada seorang penjaga pintu, melihat Yesus yang setiap hari berada di atas kayu salib, harus menghadapi begitu banyak permintaan orang, ia pun merasa iba dan di dalam hati ia berharap bisa ikut memikul beban penderitaan Yesus Kristus. Pada suatu hari, sang penjaga pintu pun berdoa menyatakan harapannya itu kepada Yesus. Di luar dugaan, ia mendengar sebuah suara yang mengatakan, "Baiklah! Aku akan turun menggantikan kamu sebagai penjaga pintu, dan kamu yang naik di atas salib itu, namun apapun yang kau dengar, janganlah mengucapkan sepatah kata pun." Si penjaga pintu merasa permintaan itu sangat mudah.
Lalu, Yesus turun, dan penjaga itu naik ke atas, menjulurkan sepasang lengannya seperti Yesus yang dipaku diatas kayu salib. Karena itu orang-orang yang datang bersujud, tidak menaruh curiga sedikit pun. Si penjaga pintu itu berperan sesuai perjanjian sebelumnya, yaitu diam saja tidak boleh berbicara sambil mendengarkan isi hati orang-orang yang datang.
Orang yang datang tiada habisnya, permintaan mereka pun ada yang rasional dan ada juga yang tidak rasional, banyak sekali permintaan yang aneh-aneh. Namun, demikian, si penjaga pintu itu tetap bertahan untuk tidak bicara, karena harus menepati janji sebelumnya.
Pada suatu hari datanglah seorang saudagar kaya, setelah saudagar itu selesai berdoa, ternyata kantung uangnya tertinggal. Ia melihatnya dan ingin sekali memanggil saudagar itu kembali, namun terpaksa menahan diri untuk tidak ber bicara. Selanjutnya datanglah seorang miskin yang sudah 3 hari tidak makan, ia berdoa kepada Yesus agar dapat menolongnya melewati kesulitan hidup ini. Ketika hendak pulang ia menemukan kantung uang yang ditinggalkan oleh saudagar tadi, dan begitu dibuka, ternyata isinya uang dalam jumlah besar. Orang miskin itu pun kegirangan bukan main, "Yesus benar-benar baik, semua permintaanku dikabulkan!" dengan amat bersyukur ia lalu pergi.
Diatas kayu salib, "Yesus" ingin sekali memberitahunya, bahwa itu bukan miliknya. Namun karena sudah ada perjanjian, maka ia tetap menahan diri untuk tidak berbicara. Berikutnya, datanglah seorang pemuda yang akan berlayar ke tempat yang jauh. Ia datang memohon agar Yesus memberkati keselamatannya. Saat hendak meninggalkan gereja, saudagar kaya itu menerjang masuk dan langsung mencengkram kerah baju si pemuda, dan memaksa si pemuda itu mengembalikan uangnya. Si pemuda itu tidak mengerti keadaan yang sebenarnya, lalu keduanya saling bertengkar.
Di saat demikian, tiba-tiba dari atas kayu salib "Yesus" akhirnya angkat bicara. Setelah semua masalahnya jelas, saudagar kaya itu pun kemudian pergi mencari orang miskin itu, dan si pemuda yang akan berlayar pun bereggas pergi, karena khawatir akan ketinggalan kapal.
Yesus yang asli kemudian muncul, menunjuk ke arahkayu salib itu sambil berkata, "TURUNLAH KAMU! Kamu tidak layak berada disana." Penjaga itu berkata, "Aku telah mengatakan yang sebenarnya, dan menjernihkan persoalan serta memberikan keadilan, apakah salahku?"
"Kamu itu tahu apa?", kata Yesus. "Saudagar kaya itu sama sekali tidak kekurangan uang, uang di dalam kantung bermaksud untuk dihambur-hamburkann ya. Namun bagi orang miskin, uang itu dapat memecahkan masalah dalam kehidupannya sekeluarga. Yang paling kasihan adalah pemuda itu. Jika saudagar itu terus bertengkar dengan si pemuda sampai ia ketinggalan kapal, maka si pemuda itu mungkin tidak akan kehilangan nyawanya. Tapi sekarang kapal yang ditumpanginya sedang tenggelam di tengah laut."
> Ini kedengarannya seperti sebuah anekdot yang menggelikan, namun dibalik itu terkandung sebuah rahasia kehidupan...
> Kita seringkali menganggap apa yang kita lakukan adalah yang paling baik, namun kenyataannya kadang justru bertentangan. Itu terjadi karena kita tidak mengetahui hubungan sebab-akibat dalam kehidupan ini.
> Kita harus percaya bahwa semua yang kita alami saat ini, baik itu keberuntungan maupun kemalangan,
semuanya merupakan hasil pengaturan yang terbaik dari Tuhan buat kita, dengan begitu kita
baru bisa bersyukur dalam keberuntungan dan kemalangan dan tetap bersuka cita.
> Sebab kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan buat kita. (Roma 8:28)
Rabu, 21 Januari 2009
nyusun skripsi
tugas akhir blom slesai2 (kykny mulai jg blom nih)
gmna mo smangat, ipk aja ga nyampe 3
(klo lu2s mo gw bawa kmana ijasah gw, emg si labelnya itb, tapi non skill buat apa)
huh.. cape deh!!
Selasa, 20 Januari 2009
ayo kita bermurah hati:)
| Rabu, 21 Januari 2009 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan (Matius 5:7) MURAH HATI Lukas 6:27-36 Apa artinya "murah hati"? Suka memberi? Belum tentu. Seorang pebisnis suka memberi parsel kepada para pejabat bukan karena ia murah hati, melainkan untuk menyogok. Seseorang memberi uang pada pengamen jalanan bukan karena murah hati, melainkan untuk mengusirnya! Suka memberi tidak menjamin seseorang murah hati. Kemurahan hati adalah kemampuan untuk menempatkan diri pada posisi orang lain. Berusaha memahami pikiran dan perasaan orang lain, sehingga muncul rasa simpati yang mendorongnya bertindak demi kepentingan orang itu. Dalam Lukas 6, Tuhan Yesus memberi perintah yang sangat sulit dilakukan. Para murid diminta berbuat baik kepada musuh; memberkati orang yang mengutukinya; membiarkan orang menampar pipinya dan mengambil miliknya. Jadi, bukan hanya tidak membalas, melainkan berbuat baik pada orang yang berbuat jahat pada kita! Semua ini bisa dilakukan hanya jika kita punya kemurahan hati seperti Bapa di sorga. Bapa menunjukkan kebaikan pada orang jahat (ayat 35). Mengirim hujan dan udara segar juga pada mereka yang tak tahu berterimakasih. Dia bertindak bukan karena kebaikan mereka, melainkan karena sadar mereka membutuhkan semua itu. Itulah kemurahan hati. Sudahkah Anda bermurah hati pada orang yang menjengkelkan? Mudahkah Anda memaklumi dan mengampuni orang yang bersalah kepada Anda? Apakah Anda suka memberi perhatian dan bantuan kepada orang asing? Jika Anda menjawab "tidak", mintalah Roh Kudus memimpin. Sebab kemurahan hati adalah buah Roh (Galatia 5:22)-hasil dari kehidupan yang menaati pimpinan Roh Kudus. ''ORANG YANG MURAH HATI AKAN TETAP MEMBERI BANTUAN, SAAT MUSIBAH MENIMPA MUSUH BEBUYUTAN'' JESUS BLESS & LOVE U |